Jalan kabupaten sepanjang satu kilometer
dari perempatan puyung menuju ke desa bungkate, yang dikerjakan 2 tahun lalu
kini mulai rusak. Kerusakanya mulai menjalar dari ujung utara jalan. Terlihat
disejumlah permukaan jalan aspal yang sudah mulai terkikis dan bahkan
dibeberapa titik kini sudah mulai berlubang. Sejumlah wargapun mulai mempertanyakan
proses pengerjaan jalan hotmix tersebut.
Salah seorang warga desa puyung H.Ibnu
Katsir yang setiaphari lewat di jalan itu mengaku heran, kenapa jalan hot mix
yang baru berjalan dua tahun kini sudah rusak. Menurutnya secara awam ia
menilai kalau jalan tersebut dibuat dengan aspal yang masih kurang.
“Sayamemang tidak tahu mengenai jumlah
aspal yang harus digunakan untuk sebuah jalan hotmix sepanjang satu kilo meter
tapi kalau kita lihat secara awam, dan dari tampilan fisik jalan aspalnya masih
kurang dari yang seharusnya. Ada yang harus
menjelaskan kepada masyrakat, kenapa jalan ini begitu cepat rusak.Bukankah
sering kita derngar kalau jalan hotmix itu akan bertahan sampai lebih dari lima tahun. Ya ini baru
dua tahun sudah mulai rusak.”Ujarnya.
Terkait dengan
hal tersebut, salah seorang anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5
Jonggat-Pringgarata mengatakan bisa jadi jalan-jalan itu memang tidak sesuai
dengan spek yang seharusnya. Dan bisa jadi hal itu terjadi karena kurangnya
pengawasan. Selain itu bisa jadi jalan itu kelebihan muatan.
“Kurangnya
pengwasan bisa jadi membuat para kontarktor mengerjakan jalan itu dengan
semau-maunya untuk meraup keuntungan dengan mengurangi jumlah aspal yang
seharusnya dan sebaginya. Tetapi saya memang tidak bisa berkomentar banyak ya karena
saya belum pernah sempat melalui jalan itu”Katanya singkat. (Sading)
Ia aranne mele te periri, coba side nyalon wah lemak jari bupati lombok tengah enggih. OK selamat atas blog talenta
BalasHapus